Karpet Tidak Lagi Jadi Barang Mewah

delta
Beli Karpet kantor dan karpet hotelTurki Berkualitas di Sulawesi Selatan
April 19, 2017
IMG_6910
Karpet Bahan Sutra ? Ini Dia Penjelasannya
April 19, 2017

Karpet Tidak Lagi Jadi Barang Mewah

Foto Proyek Hotel Arion Swissbel Hotel Bandung (5)

Setiap ruang yang ada di dalam rumah memiliki fungsi serta intensitas kegiatan yang berbeda. Maka dari itu, tentukan dulu ruang apa saja yang akan dihiasi karpet. Untuk ruangan dengan mobilitas tinggi seperti ruang keluarga atau ruang makan, sebaiknya pilih jenis karpet berbulu pendek seperti berber atau loop-pile. Jenis karpet ini terbuat dari gabungan bahan wool, nylon dan prolipropilin yang kuat dan tebal, sehingga tidak mudah mengkerut dan mudah dibersihkan.

Sementara untuk ruang privat dimana tingkat mobilitasnya tergolong rendah, Anda bisa menggunakan karpet berbulu panjang dan tebal. Jenis karpet woven diyakini sebagai karpet dengan kualitas bahan dan tampilan terbaik. Karpet ini terasa sangat lembut dan nyaman dipijak.

Sesuaikan Motif Karpet Dengan Interior Ruang

IMG_6645.1
Memilih warna dan motif karpet menjadi bagian paling menyenangkan saat membeli karpet. Namun, asal memilih justru beresiko membuat interior rumah Anda terlihat norak. Sesuaikan motif dan warna karpet dengan desain interior ruang. Jika di ruangan tersebut sudah cukup banyak menggunakan motif, baik melalui finishing dinding atau pelapis bantal atau sofa, sebaiknya pilih karpet bermotif polos.

Kemudian sesuaikan warna karpet dengan warna dominan pada ruangan tersebut. Anda bisa memilih warna turunan dari warna dominan interior atau justru memilih warna shocking sebagai aksen pada ruangan. Misalnya saja ruangan didominasi warna monokromatik seperti putih atau krem, maka Anda bisa menempatkan karpet berwarna merah sebagai focal point pada ruangan.

Sejatinya, karpet dapat dimanfaatkan untuk mempercantik interior rumah bila ditata dengan tepat. Sebagai elemen dekorasi, karpet dapat memberikan warna tersendiri di dalam ruangan.

“Bahannya yang lembut juga mampu memberikan kesan hangat dan nyaman pada ruangan,” ucap desainer interior, Rina Renville, Jumat, 16 September 2016.

Karena itu, sebelum Anda membeli karpet untuk keperluan dekorasi maka perlu diperhatikan beberapa hal, antara lain pemilihan bahan, bentuk, model, ukuran, dan motif agar sesuai dengan fungsi.

Hal tersebut diperlukan agar karpet dapat mendukung kesan ruangan yang ingin ditampilkan.

 

Rina mengingatkan, “jangan sampai kehadiran karpet di rumah justru membuat ruang terlihat pengap, sumpek, sempit, dan kumuh.”

Peletakan Karpet di Rumah
Lalu bagian mana saja yang layak diletakkan karpet? Rina menyarankan karpet sebaiknya diletakkan di area kering seperti ruang keluarga, ruang tamu, dan kamar tidur.

Pada ruang tamu lebih baik menggunakan karpet berbahan nilon karena lebih tahan panas dan mudah dibersihkan dari tanah dan noda makanan.

Cara yang sama juga berlaku untuk ruang keluarga.

“Kalau untuk penataan karpet, tepat berada di bawah sofa-sofa di ruang tamu,” ujarnya.

Kemudian karpet yang lembut cocok digunakan di kamar tidur. Sebab area tersebut harus memberikan kenyamanan tanpa aktivitas tinggi di dalamnya.

Mengenai penataan karpet di kamar tidur sebaiknya ditempatkan di area dipan. Sebab ketika bangun pagi akan terasa berat jika langsung menginjak lantai.

“Lain halnya jika bangun dari tempat tidur langsung menginjak karpet akan terasa nyaman,” imbuhnya.

Pemilihan Bahan Karpet
Di samping itu, Rina mengungkapkan pemilihan material karpet harus disesuaikan dengan area penempatan karpet. Misalnya, karpet berbahan wol sepatutnya ditempatkan di area yang jarang dilalui seperti ruang-ruang kamar karena material tersebut tebal dan sukar dibersihkan.

“Kemudian ketika akan menggunakan karpet berbahan nilon sebaiknya di area yang tingkat kesibukannya tinggi, misalnya ruang tamu,” ujarnya.

Rina menyarankan bagi pemilik rumah agar menggunakan karpet sebagian lantai saja, dengan kata lain tidak menutupi seluruh lantai. Perlu diingat, karpet merupakan tempat bersarangnya debu sehingga jika seluruh lantai ditutupi karpet maka butuh waktu ekstra untuk membersihkannya.

“Karpet juga bermanfaat ketika memiliki balita. Sebab ketika balita terjatuh ke karpet, akan lebih aman karena sifatnya yang lembut dan empuk ketimbang langsung jatuh ke lantai,” tuturnya.

Meskipun demikian, bila hendak memasang karpet di bagian tertentu, gunakanlah area yang butuh lama diinjak seperti area telepon rumah. Ketika menelepon membutuhkan waktu lama, tidak nyaman rasanya jika menginjak lantai terlalu lama. Karena itu perlu dialasi karpet agar memberikan kenyamanan.

“Area lain yang dapat ditambahkan karpet adalah walk in closet. Saat berada di ruangan tersebut membutuhkan waktu lama, karpet yang berbahan lembut akan membuat kaki menjadi nyaman,” ujarnya.

Tango

Menyangkut pilihan karpet polos atau motif, Rina mengatakan kedua hal itu bergantung pada suasana ruang yang akan dibangun.

Umpamanya apabila dinding rumah polos maka sebaiknya gunakanlah karpet bermotif untuk memberikan kesan tersendiri bagi ruangan.

“Contoh lainnya pemilik rumah dapat menyelaraskan warna karpet dengan warna perabotan atau sengaja dibuat beda guna memberikan efek kontras antara furnitur dengan karpet,” pungkasnya.

Terlepas dari kebutuhan apa saja karpet dan jenisnya. Karyakarpet selalu menyediakan berbagai kebutuhan anda dan siap melayani anda kapanpun dan dimanapun .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *